Admin SD Muh Nitikan - 18 Jun 2025, 02:18
Pada tanggal 12 Juni 2025, SD Muhammadiyah Nitikan Yogyakarta (Munita) melaksanakan kunjungan studi tiru ke SD Muhammadiyah Sukorejo (Muhas Muda), Kendal, Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali dan mengadopsi praktik baik dalam pengelolaan program tahfidz yang telah terbukti berhasil dijalankan oleh SD Muhammadiyah Sukorejo. Rombongan terdiri dari kepala sekolah, guru pengampu program tahfidz, serta guru ismuba.
Dalam sambutannya, Kepala SD Muhammadiyah Nitikan, Saijan menyampaikan bahwa program tahfidz merupakan salah satu pilar penting dalam membentuk karakter dan akhlak mulia siswa. Ia menekankan bahwa melalui hafalan Al-Qur’an, siswa tidak hanya dilatih daya ingat dan kedisiplinannya, tetapi juga dibentuk jiwa spiritual yang kuat sebagai landasan moral. Oleh karena itu, kunjungan ini diharapkan menjadi pemantik semangat untuk lebih serius dalam merancang dan menjalankan program tahfidz yang terstruktur dan berkelanjutan.
SD Muhammadiyah Sukorejo menjadi salah satu sekolah rujukan dalam program tahfidz di lingkungan Muhammadiyah karena keberhasilannya membimbing siswa hingga mampu menghafal hingga 7 juz, meskipun tanpa menerapkan sistem boarding (asrama). Hal ini tentu menjadi inspirasi besar bagi SD Muhammadiyah Nitikan, mengingat pencapaian tersebut menunjukkan bahwa program tahfidz bisa maksimal dengan manajemen waktu yang efektif, bimbingan intensif, dan keterlibatan aktif orang tua siswa.
Selama kunjungan, rombongan SD Muhammadiyah Nitikan mengikuti pemaparan program dari pihak tuan rumah, termasuk strategi pengelolaan kelas tahfidz, metode hafalan, jadwal pembinaan, serta sistem evaluasi yang diterapkan. Rombongan juga berkesempatan untuk mengamati langsung simulasi proses belajar mengajar di kelas tahfidz. Suasana kekeluargaan dan semangat dakwah yang kental turut menambah kesan mendalam dalam kegiatan studi tiru ini.
Kegiatan diakhiri dengan pemberian plakat sebagai tanda kerja sama antara kedua sekolah dalam rangka saling berbagi praktik baik dan membangun jaringan kolaborasi antar lembaga pendidikan Muhammadiyah. Diharapkan, hasil dari studi tiru ini dapat segera diterapkan di SD Muhammadiyah Nitikan dengan menyesuaikan pada konteks dan kebutuhan sekolah, sehingga program tahfidz dapat berkembang lebih optimal demi mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan unggul dalam prestasi. [SJ]